Donny Kris Puriyono

President Director TDA

 “Semua barang harus bermanfaat” merupakan filosofi yang selalu dipegang ole Donny Kris Puriyono. Berkat filosofinya tersebut dapat mengantarkan Donny menjadi enterpreneur yang sukses sebagai pemilik oleh-oleh kekinian Malang Strudel sekaligus sebagai pemimpin komunitas Tangan Di Atas (TDA). TDA sendiri merupakan salah satu komunitas besar di Indonesia yang telah tersebar di 95 kota, 15 wilayah dan 5 negara. Tentunya semua pencapaian yang diraih oleh Donny tidak lepas dari usaha pantang menyerah dan kreatifitasnya untuk terus mencari peluang dan berinovasi sesuai dengan perkembangan baru.

Namun, kini di saat krisis COVID-19 melanda, Donny Kris Puriyono mempunyai tantangan baru. Berjuang, bergelut dan mencoba memecahkan segala kerumitan dan permasalahan bisnis yang dihadapi di masa kini untuk dapat membawa bisnisnya, oleh-oleh kekinian Malang Strudel dan TDA menjadi lebih modern, berkembang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan menjadi salah satu panutan untuk para pelaku usaha mikro atau umkm untuk terus berinovasi dan tumbuh di masa next normal.

SME’s Survival, Recover and Growth Post-COVID-19

Pandemi yang bagi sebagian kalangan merupakan hal yang begitu menakutkan karena menimbulkan goncangan ekonomi yang luar biasa, nyatanya membawa berkah tersendiri bagi merek lokal. Terlebih karena terputusnya rantai pasokan global dan pesimisme keamanan terhadap produk luar negeri mengakibatkan tingkat konsumsi produk lokal mengalami kenaikan yang signifikan. Lalu bagaimana langkah dan strategi para pemilik merek lokal dalam mengeksplorasi momentum ini? Dan bagaimana cara mem-branding-kannya?

SME & SOCIAL ENTERPRISE

Jumat, 6 November 2020

Pukul 08.30-09.45