Handika Jahja

Director Shopee Indonesia

Di usianya yang masih sangat muda, Handika Jahja diberi kepercayaan untuk menjadi komando salah satu ritel modern terbesar di Indonesia, Shopee. Pria lulusan Nanyang Technological University ini sudah konsisten merintis karir di dunia digital. Sebelum mengembangkan Shopee e-commerce, Handika pernah menjabat sebagai Associate Director, Head of Operations di Garena Group yang masih satu grup perusahaan dengan Shopee Indonesia.

Store Going Omni

Aktivitas belanja online meningkat drastis selama pandemi. Kami mendefinisikannya konsumen dalam hal online shopping semakin deepening dan widening. Pembatasan sosial yang membuat mobilisasi orang terhambat sehingga untuk urusan belanja kebutuhan sehari-hari menjadi lebih praktis dilakukan secara online. Jika sebelum pandemi berbelanja online hanya untuk kebutuhan sekunder atau tersier kini, konsumen juga mulai convenience berbelanja kebutuhan primer. Seperti misalnya kebutuhan bahan pokok beras, gula, telur, daging, sayur, dsb. Inilah yang kami sebut deepening. Selain itu konsumen sekali belanja langsung dalam jumlah yang besar (widening).

Meskipun, tren online shopping begitu booming tidak lantas membuat toko offline kehilangan peminat. Hal ini dikarenakan kemudahan akses dan dekat dengan tempat tinggal. Pandemi membuat batas antara toko online dan offline menjadi abu-abu. Toko online membangun toko offline begitu pula toko offline akan mendaftarkan lapaknya ke platform penyedia toko online. Kedepannya, konsumen akan semakin omni. Artinya sebagai pemain di bisnis ritel, kemudahan akses terhadap konsumen adalah kunci. Bagaimana strategi rantai distribusi yang perlu disiapkan oleh pemain di bisnis ini?

RETAIL & CPG

Kamis, 5 November 2020

Pukul 08.30-09.30